PERNYATAAN SIKAP
Hari buruh Internasional 1 Mei merupakan tonggak sejarah perjuangan kaum buruh sedunia yang dipicu oleh perjuangan kawan2 buruh di amerika serikat atas hak2 dasarnya mendapatkan perlakuan yang layak sebagai manusia. Dengan tuntutan utana triple 8 yaitu:
- 8 jam bekerja
- 8 jam istirahat, dan
- 8 jam untuk bersosialisasi
Perjuangan para buruh waktu itu dalam melawan aturan jam kerja berkepanjangan, upah tidak layak, tekanan, dan kekerasan yang begitu hebat kemudian menjadi semangat solidaritas bagi kaum buruh sedunia untuk juga bangkit dan melawan.
Di indonesia, bagi warga negaranya yang mayoritas adalah buruh dan rakyat pekerja, hari buruh merupakan momentum penting untuk konsolidasi gerakan perubahan yang dicita2 kan bersama. Peringatan hari buruh juga di manfaatkan untuk mengkampayekan tuntutan2 atas kondisi yang dialami oleh kaum buruh dan rakyat pekerja.
bantul, yang juga tidak lepas dari dampak krisis ekonomi global, adalah wilayah di mana kaum buruh dan rakyat pekerjanya masih berada dalam kondisi tidak mendapatkan jaminan atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Tidak terpenuhinya upah layak, sistem kerja kodtrak dan outsourcing, jam kerja tidak sesuai aturan 40 jam per minggu, PHP sepihak, pemberangusan serikat buruh, bahkan jaminan pekerjaan bagi buruh ter-PHK, semua terjadi di depan mata kita dan tidak melakukan apa2.
Aksi Budaya yang digelar hari ini oleh Solidaritas Buruh Independen Indonesia Kab. Bantul bersama komunitas2 masyarakat dusun di bantul dengan dukungan oleh elemen2 orgnisasi masyarakat dan organisasi mahasiswa adalah wujud solidaritas kaum buruh dan rakyat pekerja kab. Bantul terhadap kondisi2 ketertindasan yang dialami oleh buruh di seluruh dunia, terutama di kabupaten bantul, sekaligus merupakan keprihatinan atas krisis di segala bidang kehidupan yang tengah dialami oleh bangsa indonesia.
Kami menyatakan hal2 sebagai berikut:
- Tetapkan UMP dengan memperhitungkan kebutuhan layak Nasional
- Tolak Penyelesaian krisis ekonomi bangsa dengan hutang luar negeri
- Batalkan KB 4 menteri tanggal 22 oktober 2009
- Penuhi upah Minimum provinsi sesuai dengan 100% kebutuhanhidup layak!
- Berikan jaminan kesehatan untuk buruh dari rakyat pekerja
- Berikan jaminan keselamatan dan kesehatan kerja, awasi pelaksanaanya!
- Berikan kesetaraan Hk2 Buruh laki2 dan perempuan
- Berikan Jaminan sosial dan ekonomi untu buruh yang ter-PHK
- Tolak kapitalisme pendidikan melalui BHP
- Usut tuntas kecurangan Pemilu dan manipulasi DPT
- Susun dan tetapkan Perda jaminan sosial dengan keterlibatan seriakt buruh, serikat pekerja, dan organisasi Rakyat!
- Susun dan tetapkan konsultasi publik, libatkan serikat buruh, serikat pekerja, dan organisasi rakyat dalam pengambilan kebijakan Daerah!
- Tinjau kembali Perda no.5 tahun 2007!
- Pelayanan publik yang bersih, adil, dan jujur
- Berikan kepastian tempat tinggal dan tempat usah bagi rakyat pekerja
- Berikan modal usaha bagi rakyat pekerja
- Turunkan harga Saprotan
- Tingkatkan kapasitas SDM rakyat pekerja
- jadikan 1 mei hari libur nasional, beri kesempatan buruh dan rakyat pekerja memperingati hari buruh!
Kepada kaum buruh dan rakyat pekerja bantul, kaum menerukan:
Bangun solidaritas buruh dan rakyat pekerja! Tidak bisa lagi kita menggantungkan nasib kita dan generasi penerus kita kepada orang lain. Jjika kita kita sendiri tidak di mulai bangkit dan bertindak bersama, bagaimana kita menharapkan orang lain untuk memberiakn hak2 kita? Bangun solidaritas kaum buruh dan rakyat pekerja, konsolidasi kekuatan, organisasikan kaum buruh dan rakyat pekerja, bersama2 kita belajar, bekerja, dan berjuang untuk kelangsungan penghidupan kita dan generasi penerus kita.
Filed under: Hmi

